Tentang
Sebuah Nama
Menurut Wikipedia, nama adalah
sebutan atau label yang diberikan kepada benda, manusia, tempat, produk (misalnya
merek produk) dan bahkan gagasan atau konsep,
yang biasanya digunakan untuk membedakan satu sama lain. Nama dapat dipakai
untuk mengenali sekelompok atau hanya sebuah benda dalam konteks, baik yang unik maupun
yang diberikan.
Nama manusia umumnya terbagi kepada nama depan dan nama keluarga (marga), contohnya Ali
Wijaya, di mana Ali adalah
nama depan sedangkan Wijaya adalah
marganya. Meskipun begitu, ada pula budaya-budaya yang tidak mengenal konsep
tersebut. Ada pula nama panggilan yang
merupakan nama khusus yang digunakan dalam bersosialisasi.
Kesalahan
penulisan nama seringkali terjadi dalam kehidupan, khususnya dalam lingkup
lembaga. Mungkin sebagian orang mengganggap bahwa kesalahan penulisan nama
tidak begitu penting. Namun, sebagian besar orang lagi mengganggap bahwa
kesalahan penulisan nama merupakan suatu masalah penting. Memang sepertinya
kesalahan penulisan nama adalah hal sepele. Misalnya, sering terjadi kesalahan
penulisan nama Muhammad. Nama Muhammad dapat ditulis dengan dobel M,
yaitu Muhammad, atau single M, yaitu Muhamad. Ada juga yang ditulis Mochammad atau Mokhamad. Kesalahan bisa saja terjadi pada yang seharusnya dobel M
menjadi single M atau sebaliknya. Contoh lain pada nama Sandy. Kesalahan bisa pula terjadi pada huruf Y yang ditulis I
menjadi Sandi. Sekilas mungkin sangat
sepele karena pelafalan yang sama. Namun, kesalahan huruf bisa saja mengubah
arti dari nama itu sendiri. Selain itu, kesalahan penulisan nama seperti itu
dapat mempersulit administrasi, khususnya dalam dunia kerja. Kesalahan satu
huruf saja bisa masuk urusan pengadilan. Wow!
Ribet juga yah.. hehe
Nama
merupakan sesuatu yang penting. Diperlukan ketelitian dalam menulis nama.
Jangan sampai terjadi kesalahan dalam penulisan nama. Terlihat sepele, tetapi
bisa menjadi permasalahan panjang.
